Berwisata ke Bandung (part-1)

Hari Rabu pagi tanggal 28 Oktober 2015, saya masih masuk kantor seperti biasa dan ada meeting membahas liqudity coverage ratio (LCR) dengan divisi tresury sampai pukul 10:45 WIB, kemudian ijin ke atasan untuk pulang dan cuti juga untuk hari kamis dan jumatnya.

Setelah pesan dan naik ojek online Gojek, pukul 11.30 WIB saya tiba di fave hotel pasar baru untuk jemput istri dan alea yang telah menginap di sini 4 hari 3 malam dalam rangka mengunjungi ayah di Jakarta, kemudian kami check out dengan bawaan segambreng : koper, ransel, tas bayi, helm, mainan lego gondez, pesawat gabus, bajay kayu, bantal+guling, rencananya mau naik taksi, karena selama di Jakarta alea heboh setiap lihat bajay lewat “iku yah bajay, di surabaya ga ada bajay yo, di jakarta ada bajay”, akhirnya kami memutuskan naik bajay menuju stasiun gambir dan selama perjalanan, macet parah tapi si abang bajay jago nyelip-nyelip.

Kereta kami Argo Parahyangan menuju bandung berangkat tepat pukul 12.45 WIB, sebelumnya kami sempat mampir dulu beli makanan di hokben dan solaria untuk bekal makan siang selama perjalanan di kereta nanti. Seperti cerita ibuknie-nya, naik kereta selama perjalanan dari surabaya ke jakarta alea tidur melulu, begitu juga perjalanan ini, selepas stasiun bekasi alea tidur dipangkuan saya sampai tiba di stasiun bandung.

Sampai stasiun bandung pukul 16.00 WIB, saya menghubungi rental motor savarentalmotor.com untuk sewa motor vario warna merah selama 2 hari dengan biaya 80rb perhari, sambil menunggu kira-kira satu jam motor diantar ke stasiun, saya dan alea melihat-lihat lokomotif kereta dan mainan lempar-lemparan pesawat gabus di halaman parkir stasiun bandung.

Setelah motor vario saya terima dan saya baru kali kedua ini ke bandung dari pada nyasar, kami bertiga berbekal gps google maps menuju hotel Amaris Cimanuk dan langsung rebahan di kamar karena begitu capeknya bawa barang segede gambreng, alea yang masih semangat karena baru bangun tidur di kereta mengajak renang di lantai dasar hotel, jadilah saya menemaninya dengan janji setelah itu mandi dan keramas.

Setelah mandi, karena masih capek kami memutuskan di hotel saja dan browsing-browsing besok mau kemana saja, karena di bandung jadilah tiba-tiba kami kepingin makan malam batagor asli khas bandung dan pukul 20.00 WIB kami menuju Batagor Raja di jl dr. Otten, hmm yummy terasa sekali rasa ikan tengirinya, setelah puas dijalan kami mampir beli lele buat alea lalu kembali ke hotel dan memutuskan istirahat hari ini untuk mengumpulkan tenaga buat besoknya menjelajah bandung yang ceritanya saya posting terpisah di sini

167 Viewers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please make sure you are not robot * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.