Cukup bawa uang Rp 111.000 dan KTP dah bisa punya tabungan iB plus, perinciannya seperti ini :
- 100 ribu -> Setoran awalan tabungan sekaligus saldo minimum.
- 6 ribu -> Biaya Ganti Meterai untuk Formulir pendaftaran
- 5 ribu -> Biaya Pembuatan Kartu ATM

Setelah persyaratan beres, dokumen yang perlu di isi ada 3 macam :
1. Formulir Pembukaan Tabungan (Data-data pribadi termasuk nama gadis ibu kandung)
2. Formulir Mengenal Nasabah (Sumber Penghasilan, Rata-rata Pengeluaran perbulan)
3. Akad Mudharabah Mutlaqah (Perjanjian bunga Nisbah bagi hasil, nasabah waktu itu dapat bagian 30%)

Selesai Sudah Jadilah Buku Tabungan SyariahPlus, untuk kartu ATM waktu itu aku pilih yang tercetak nama nasabah di kartu, jadi gak bisa langsung jadi, harus nunggu 3 hari kemudian. Sebeneranya  ada ATM yang bisa langsung jadi saat itu, namanya Instant Card bedanya cuman gak tercetak nama nasabah gitu.

Sekedar info tambahan Di BNI Syariah untuk tabungan yang uangnya bisa diambil sewaktu-waktu ada 3 macam, berikut kelebihan dan kekurangan:
1. BNI iB Tabungan : Setor awal dan saldo minim : 100rb, biaya adm. gratis, tidak ada bunga bagi hasil
2. BNI iB Plus : Setor awal dan saldo minim : 100rb, biaya adm. 5rb/bln, bagi hasil 30%
3. BNI iB Prima : Setor awal Rp 10 Juta, Saldo minim : 500rb, biaya adm. 5rb/bln, bagi hasil 40%

Semua jenis tabungan di atas akan mendapatkan BNI Syariah Card yang berfungsi untuk :
- mengambil uang tunai di ATM,
- sebagai kartu belanja di merchant-merchant yang berlogo Master Card dengan cara gesek dan otorisasi dengan tanda tangan,
- Mendaftar e-Channel SMS Banking, Internet Banking, PhonePlus Via ATM

Yup sementara itu saja tentang tabungan di BNI Syariah, lain kali aku akan bagi pengalaman menggunakan e-Channel BNI dalam kehidupan sehari-hari oke.. semoga bermanfaat.